Tampilkan postingan dengan label tips sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 April 2015

Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok


Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok – Rambut merupakan sebuah mahkota yang harus dijaga keindahannya. Selain untuk mempercantik diri, rambut juga digunakan untuk menutupi kepala dari sinar matahari dan menjaga kulit rambut dari berbagai radikal bebas. Namun masalah kerap timbul menghampiri kita terutama ketika usia kita beranjak dewasa. Beban pikiran menjadi salah satu pemicu mengapa rambut kita rontok dan jika setiap hari rambut kita rontok maka lama kelamaan rambut menjadi tipis dan berakibat pada kebotakan.

Untuk saat ini jumlah penderita rambut rontok dari tahun ketahun selalu bertambah. Penyebabnya tidak lebih karena kita kurang memperhatikan kesehatan rambut sehingga rambut mengalami kekurangan nutrisi. Ada banyak anak yang masih berusia muda tetapi rambutnya sudah beruban, hal tersebut terjadi karena kita tidak memperhatikan kesehatan rambut.
Batas normal kerontokan setiap hari adalah tidak lebih dari 100 helai. Nah, sekarang silahkan anda hitung berapa helai rambut anda yang rontok setiap harinya? Jika lebih dari seratus sebaiknya anda mulai memikirkan bagaimana caranya untuk mengatasi hal tersebut karena jika dibiarkan dapat mengakibatkan kebotakan permanen.
Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok
Menggunakan Lidah Buaya – Kita sudah sangat mengenal dekat tanaman yang satu ini. Lidah buaya merupakan jenis tanaman yang biasa untuk mengatasi masalah pada rambut seperti kerontokan dan ketombe. Kandungan yang terdapat pada lidah buaya mampu mengembalikan sel kulit yang rusak dan meremajakan kembali sel rambut menjadi lebih sehat. Bagian yang digunakan untuk merawat rambut adalah dagingnya. Anda dapat mengupas kemudian memijatkan kepala menggunakan daging lidah buaya itu.
Menggunakan Minyak Kemiri – Pada jaman dahulu minyak kemiri kerap digunakan sebagai shampo atau conditioner untuk menjaga kesehatan rambut. Bahkan hingga saat ini penggunaan minyak kemiri sudah semakin modern yaitu dibuat dalam kemasan yang dinamakan sebagai vitamin rambut. Namun anda harus bisa membedakan mana yang minyak kemiri asli dan mana yang palsu.
Hair Tonic – Hair tonik ini merupakan vitamin rambut yang saat ini banyak dijual dipasaran. Bagi anda yang memiliki budget lebih kami sarankan anda untuk mencoba hair tonic ini karena hair tonic dibuat dari bahan dasar alami yang dapat menyehatkan rambut anda. Ada banyak merk hair tonic dan silahkan anda pilih sesuai dengan masalah yang anda hadapi.
Menggunakan Daun Seledri – Kandungan yang terdapat pada daun seledri seperti vitamin A, natrium, vitamin B, zat besi dan kalsium ini dapat anda gunakan untuk memberikan nutrisi pada rambut. Rambut juga membutuhkan nutrisi agar tetap terlihat berkilau alami seperti anda melakukan perawatan di salon. Untuk penggunaan daun seledri ini sama dengan penggunaan pada lidah buaya anda cukup memijat kepala dengan daun seledri hingga kepala terasa nyaman.
Menggunakan Ramuan Jus Alami – Untuk mengatasi rambut rontok anda bisa mencoba temuan baru yang satu ini yaitu membuat jus menggunakan tiga bahan dasar yaitu bawang putih, bawang merah dan jahe. Ketiga bahan tersebut anda jus secara bersamaan kemudian pada malam hari sebelum tidur anda aplikasikan pada rambut anda baru pagi harinya anda bersihkan dengan menggunakan shampo.
Menggunakan Buah Alpukat – Buah yang kaya akan protein ini biasa kita gunakan untuk campuran sup buah atau untuk dibuat jus. Namun dalam masalah ini, alpukat juga bisa menjadi alternatif untuk mengatasi masalah kerontokan. Untuk dapat menumbuhkan rambut diperlukan protein yang tinggi dan buah ini sangat cocok untuk menumbuhkan kembali rambut anda yang rontok. Cara membuatnya mudah, lumatkan alpukat hingga kental kemudian anda usapkan pada bagian pangkal rambut hingga ujung. Diamkan selama beberapa menit baru kemudian anda bersihkan.
Jika semuanya anda lakukan secara rutin maka anda akan mendapatkan hasil yang positif. Rambut yang tadinya rontok akan menjadi lebih kuat dan anda terhindar dari kebotakan. Yang paling penting jaga terus kondisi fikiran anda jangan sampai stres karena stres juga dapat menyebabkan masalah seperti kerontokan. Sekian dan Terimakasih.

Rabu, 01 Januari 2014

Kumpulan Tips Teknik Memasak dengan Sehat

Ayo kita memasak dengan tips-tips memasak untuk menyajikan makanan sehat di rumah. Makanan yang sehat bukan hanya berasal dari bahan-bahan yang baik dan terhindar dari bakteri, melainkan juga tergantung pada bagaimana cara kita mengolah atau memasaknya.

Dengan teknik-teknik memasak secara sehat, tubuh kita akan lebih mudah menyerap nutrisi dari makanan. Nah, tak perlu berpanjang lebar seperti biasanya, berikut ini tips/cara memasak dengan sehat.

Tips Teknik Memasak dengan Sehat
Cara anda mengolah bahan makanan (memasak) dengan baik, akan menghadirkan makanan sehat untuk keluarga anda


Tips Memasak Sehat #1 : Sehatkan mata dan tulang.

Tambahkan avokad, minyak zaitun, kacang-kacangan ke dalam sayur dan buah berwarna merah, hijau, oranye, dan kuning. Ini akan mempermudah penyerapan vitamin A, E, dan K dalam tubuh. Dan vitamin-vitamin ini bermanfaat untuk membuat mata kita tetap sehat, meningkatkan sistem imun tubuh, serta menghindari tubuh dari serangan stroke.

Karena sebenarnya di dalam avokad, minyak zaitun, dan kacang-kacangan terdapat lemak yang melarutkan vitamin-vitamin tersebut dalam sistem pencernaan kita. Demikian dijelaskan Cynthia Sass, RD., MPH., juru bicara dari American Dietetic Association.

Tips Memasak Sehat #2 : Potongan pelawan flu.

Saat kita hendak menikmati buah-buahan yang mengandung vitamin C, sebaiknya buatlah potongan-potongan yang besar. “Ini akan membuat kita memperlambat proses oksidasi vitamin C. Sehingga suplai vitamin C tetap dapat dinikmati tubuh untuk membentuk sistem imun,” papar Roberta Larson Duyff, RD., penulis American Dietetic Association Complete Food and Nutrition Guide.

Tips Memasak Sehat #3 : Jaga kulitnya untuk menjaga nutrisi di dalamnya.

Terong, apel, dan kentang adalah bahan makanan yang bisa dinikmati utuh bersama kulit-kulitnya. “Jika kita membuang kulitnya maka kita akan kehilangan banyak nutrisi, vitamin dan mineral,” ungkap Duyff.

Tips Memasak Sehat #4 : Tambahkan asupan kalsium.

Saat kita membuat sup, coba tambahkan cuka apel atau tomat ke dalamnya. Zat asam yang ada di dalam cuka apel dan tomat akan menyatu sempurna dengan tulang-tulang ayam sehingga membuat kuah sup kita memiliki 64 persen kalsium lebih banyak. Ini diungkapkan Harvard University dan Beth Israel Hospital dari hasil penelitian mereka.

Kita juga dapat melakukan hal yang sama ketika memanggang iga sapi. Olesan cuka apel akan menambah kandungan kalsium dari iga sapi panggang yang kita olah.

Tips Memasak Sehat #5 : Maksimalkan pencegahan terhadap kanker.


Suhu panas akan menghancurkan allinase yang ada di dalam bawang putih. Padahal allinase dibutuhkan tubuh untuk melawan sel kanker dan pembentuk enzim imunitas tubuh. Jadi setelah kita memotong atau memarkan bawang,sebaiknya biarkan dulu selama 10-15 menit baru kemudian masukkan dalam masakan.

Menurut Pennsylvania State University dan National Cancer Insitute, hal tersebut bertujuan agar bahan aktif yang ada di dalam bawang putih mampu membentuk perlindungan dari panas. Tapi sebenarnya, bawang putih lebih baik dinikmati dalam keadaan mentah.

Tips Masak Sehat #6 : Panas pelindung jantung.


Makanan yang mengandung lycopene seperti tomat akan lebih mudah dicerna oleh tubuh jika diolah dengan cara dipanaskan. Bisa dengan ditumis menggunakan minyak zaitun atau direbus selama 15-20 menit.

Tips Masak Sehat #7 : Singkirkan Lemak Pada Daging.

Untuk menghasilkan makanan sehat yang rendah lemak, Anda bisa menyingkirkan lemak pada daging terlebih dahulu sebelum mengolahnya. Beberapa penelitian membuktikan bahwa ketika Anda menyingkirkan kulit dan bagian ekor yang berlemak pada ayam, Anda berarti telah mengurangi kandungan lemak sebanyak 30%. Begitu juga ketika Anda memasak daging sapi. Anda bisa menyingkirkan gajihnya terlebih dahulu supaya masakan Anda lebih sehat. Jika Anda tak memiliki waktu untuk itu, maka pilihlah daging sapi bagian has dalam yang cenderung rendah lemak.

Baca juga : Cara mengurangi kadar kolesterol pada daging kambing


Tips Masak Sehat #8 : Metode Tumis Rebus.

Metode ini bisa Anda gunakan untuk mengurangi penggunaan minyak goreng di masakan Anda. Jika Anda biasanya menggunakan empat sendok minyak goreng, Anda bisa menguranginya hingga hanya menggunakan satu sendok saja. Tumis bahan yang dibutuhkan secara cepat, lalu tambahkan tiga sendok air, hingga Anda memperoleh hasil yang diinginkan. Anda juga bisa menggunakan cooking spray oil atau kuas pastry untuk mengurangi penggunaan minyak.


Tips Masak Sehat #9 : Modifikasi Makanan Sehat.

Untuk menjaga masakan Anda agar tetap sehat, tanpa kehilangan kelezatan rasanya, Anda bisa melakukan modifikasi dan mengganti bahan-bahan masakan Anda dengan yang rendah lemak. Misalnya, Anda bisa mengganti santan dengan susu kedelai, krim dengan susu low-fat, dll. Bagi Anda penggemar salad, ganti dressing Anda dari mayones menjadi alpukat, dengan perbandingan satu banding satu. Dengan begitu, nutrisi dalam salad Anda akan bertambah.

Hindari Menggoreng. Jika Anda gemar dengan goreng-gorengan, maka sebaiknya mulai sekarang Anda harus menguranginya. Selain menimbulkan kolesterol, gorengan juga tidak baik untuk jantung Anda. Akan lebih baik jika Anda memasak dengan metode kukus, tim, panggang, atau rebus.

Tips Masak Sehat #10 : Tips Kaldu Sehat.

Kaldu adalah bahan masakan yang sangat penting dalam pembuatan sup yang lezat. Namun, seringkali kaldu bercampur dengan gajih dan lemak dari daging, sehingga sup Anda mengandung banyak lemak yang tentunya tak baik bagi kesehatan. Untuk membuat kaldu rendah lemak, Anda dapat merebus daging di dalam air yang Anda ingin jadikan kaldu.

Setelah kaldu Anda siap, jangan langsung gunakan kaldu itu untuk memasak. Lebih baik Anda dinginkan kaldu di dalam lemari es selama semalam, hingga lapisan lemak terbentuk di atas kaldu. Keesokan harinya, Anda bisa menyingkirkan terlebih dahulu lemak yang mengumpul di atas kaldu, dan barulah Anda bisa mengolah kaldu lezat rendah lemak untuk berbagai masakan.

Kamis, 24 Oktober 2013

Cara Memilih Buah-buahan yang Berkualitas dan Sehat

cara memilih buah berkualitas
Buah-buahan segar dan menyehatkan
Mengkonsumsi buah secara rutin adalah kebiasaan yang menyehatkan, buah-buahan merupakan salah satu elemen penunjan makanan sehat. Hal ini disebabkan kandungan buah yang mengandung vitamin, mineral, serat dan tanpa lemak sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Selain dapat menunjang kesehatan tubuh bagian dalam, buah juga dapat membantu kesehatan kulit. Namun, apa yang terjadi jika buah yang dikonsumsi justri membawa kuman sumber penyakit?

Dewasa ini, anda harus lebih berhati-hati karena tidak semua penjual menawarkan buah dengan kualitas yang baik.

Sejumlah oknum dicurigai cenderung bertindak merugikan untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Sebagai pembeli yang cerdas, anda sebaiknya tidak mudah tertipu dengan warna buah yang mencolok, karena diduga mengandung zat pewarna buatan.

Cara Memilih Buah yang Berkualitas dan Sehat

Demi menghindari permasalahan salah membeli buah, sekaligus menghindari adanya efek buruk seperti penyakir tertentu akibat kondisi buah yang sudah tidak segar (apalagi sehat), berikut beberapa cara memilih buah yang berkualitas dan sehat. Caranya, ambillah daging buah yang berwarna. Jika warna tidak luntur di tangan, buah tersebut aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, anda juga perlu waspada adanya lapisan lilin yang ada di permukaan kulit apel. Lapisan ini bertujuan agar buah tidak cepat busuk. Anda tak perlu khawatir karena hal ini dapat diatasi. Sebelum dikonsumsi, permukaan buah sebaiknya dikerik perlahan dengan menggunakan pisau hingga lapisan lilin terkikis. Kemudian cuci buah tersebut dengan air hingga bersih.

Sebagai usaha preventif, anda dapat mengonsumsi buah yang dibudidayakan secara organic. Memetik hasil dari pekarangan sendiri bisa menjadi solusi yang terbaik karena dapat mengetahui kualitasnya secara pasti. Sayangnya, tidak semua orang memiliki keahlian dalam berkebun.

Membeli buah-buahan di pasar tradisional atau di supermarket juga membutuhkan ketelitian. Sejumlah orang seringkali hanya memegang buah untuk memeriksa kualitas, lalu meletakkannya kembali. Tanpa disadari, bakteri yang berada di tangan ikut menempel ke permukaan kulit buah. Oleh sebab itu, cucilah buah tersebut sebelum dikonsumsi agar bebas kuman.

Perlu diketahui, buah memiliki karakteristik yang mudah berjamur, atau membusuk. Buah yang permukaan kulitnya berjamur, tidak layak untuk dikonsumsi. Tanpa anda ketahui secara kasat mata, jamur sebenarnya telah menyebar ke bagian dalam. Buah tetap tidak layak konsumsi meskipun bagian yang berjamur atau membusuk telah dipotong dan dibuang. Hal ini berguna agar anda terhindar dari gangguan saraf, pencernaan, jantung dan liver.

Baca juga Tips Memilih Buah Durian yang Baik dan Berkualitas.

Rabu, 10 Juli 2013

Tips Memilih Pisang untuk Dibuat Kolak

pisang kepok untuk kolak
Siap diolah jadi kolak pisang !!!

Menu kolak pisang boleh disebut sebagai salah satu menu nusantara yang sangat digemari. Apalagi di bulan puasa, kolak pisang seakan menjadi primadona saat berbuka puasa. Manis dan segar, itulah rasa dari kolak pisang. Untuk menyempurnakan sajian kolak pisang anda, ada baiknya mengolah pisang yang berkualitas baik. Tips memilik pisang untuk kolak pada artikel kali ini mungkin bermanfaat bagi anda ;)

Diantara berbagai bahan yang bisa diolah menjadi kolak, pisanglah yang paling banyak dimanfaatkan. Rasa pisang yang dasarnya memang manis, dengan tekstur yang lembut, serta pengolahannya yang mudah jadi alasan. selain itu buah pisang tak mengenal musim.

Untuk mengolah pisang menjadi kolak, pilihlah pisang yang masak pohon atau tua agar lebih segar. Karena jika pisang masih muda pasti teksturnya keras sementara itu rasanya juga agak asam. Jenis pisang yang cocok untuk kolak adalah pisang kepok kuning dan pisang tanduk. Diantara keduanya, jenis pisang yang paling enak tentunya pisang kepok kuning. Pisang masak pohon ditandai dengan warna kuning kehijauan yang tidak merata di beberapa bagian pisang.

Saat mengolahnya, kupas pisang dan potong-potong lalu rebus bersama santan dan gula merah yang sudah dididihkan. Tunggu hingga bagian pisang menjadi lunak dan agak bening. Agar kuah kolah tak menjadi kebiruan atau dekil, pakai pisang yang tua. Sebaiknya jangan memakai pisang raja, karena pisang ini mudah sekali luntur getahnya dan membuat kolak agak kebiruan.

Ciri Pisang Kepok yang Berkualitas Baik

Nah, ketahuilah pisang kepok yang baik, ini dia beberapa ciri-cirinya:
    Pisang kepok yang baik
  • Bentuk padat, besar dan bila dingkat lebih berat dibanding Pisang Kepok Putih.
  • Kulit pisang terlihat berbintik-bintik hitam kecil (tidak perlu penuh).
  • Supaya pisang tidak terlalu cepat matang dan lebih tahan lama, pisang dibungkus plastik lalu disimpan dalam Lemari Es.\

Saat memilih pisang, perhatikan baik-baik warna pisangnya, jangan sampai pisang yang anda beli adalah pisang semprotan zat kimia untuk mempercepat masaknya buah pisang. Ciri yang membedakan pisang yang disemprot dengan pisang masak dipohon (matang dipohon) adalah :
  • Pisang matang disemprot warnanya kuning merata dalam satu sisir.
  • Pisang matang dipohon warna kuningnya tudak merata dalam satu tandan (sebagian berwarna kuning sebahagian lainnya masih mentah atau berwarna hijau).

Untuk resep membuat kolak pilihan kami, anda bisa membacanya disini : Resep Kolak Pisang Khas

Selasa, 11 Juni 2013

Tips Membuat Bekal Sekolah Anak yang Sehat & Bernutrisi

bekal sehat




Menyiapkan bekal makan siang untuk anak sangat bermanfaat untuk mengontrol asupan makanan sehat untuk sang buah hati. Bekal makanan yang dibuat sendiri di rumah tentu lebih baik dibandingkan jika anak harus membeli jajan di sekolah.

Untuk menyiapkan menu makanan sehat untuk bekal anak, berikut beberapa tips bermanfaat,

1. Berikan asupan karbohidrat yang tepat

Karbohidrat akan memberikan glukosa dalam tubuh untuk memberi makan pada otak anak. Tentu saja hal ini akan membantunya berkonsentrasi lebih dan memberikan banyak energi, sehingga membantunya dalam beraktivitas.

2. Sertakan buah dan sayur
Kombinasikan sayur dan buah dengan potongan-potongan lucu, agar anak tertarik untuk mencobanya. Atau bisa juga Anda berikan salad buah dan sayur dalam kotak makannya.

3. Tambahkan makanan kaya protein
Sumber protein tidak hanya berasal dari daging saja, Anda bisa membuat fariasi dengan memberi ikan atau telur, apalgi jika harga daging di pasaran melonjak. Selain protein hewani, tahu dan tempe juga merupakan sumber protein nabati yang baik. Variasikan bentuk dan olahannya agar tak membosankan.

4. Masukan olahan susu
Anak-anak membutuhkan kalsium yang banyak untuk masa tumbuh kembangnya. Agar bekal makan siangnya lebih sehat, tambahkan sekotak susu susu dan beberapa potongan. Atau dapat juga diganti dengan yogurt rasa buah segar dan olahan lain yang berbahan dasar susu.

5. Jangan lupa sebotol air mineral
Selain susu segar, jangan berikan anak minuman ringan berbagai rasa, karena hal ini dapat membuat anak tidak lagi terbiasa untuk minum air putih. Biasakan agar anak membawa botol minum yang berisi air mineral agar tubuhnya tidak mengalami dehidrasi. Pilih botol minum dengan berbagai bentuk yang menarik dan lucu.


Sumber: food.detik.com |

Sabtu, 04 Mei 2013

Kumpulan Tips Cara Memasak Daging Kambing agar Tidak Bau

Daging kambing yang terkenal dengan olahan sate dan gulai memang bahan makanan yang sangat nikmat dan lezat. Hanya saja, memasak daging kambing tidak semudah kelihatannya, diperlukan beberapa cara khusus dalam mengolah daging kambing, mulai dari pra-masak, seperti membungkus daging dengan daun pepaya dll. Hingga urusan masak, daging kambing punya beragam cara agar baunya tidak mempengaruhi kualitas masakan.

daging kambing segar
Tips mengolah daging kambing agar tidak bau setelah dimasak




Banyak orang akhirnya kurang menikmati aneka olahan daging kambing karena baunya. Namun, beberapa tips berikut ini kami bagikan agar anda dapat memasak daging kambing dan tidak lagi berbau. Mau tau bagaimana caranya> simak tips berikut ini;



Tips #1
Masak/Rebus 1 kilogram daging kambing atau domba dengan dimasukkan 200 gram tebu yang sudah dipotong-potong. Rebus kurang lebih selama setengah jam

Tips #2
Masak/Rebus 1 kilogram daging kambing atau domba dengan kacang hijau sebanyak 5 gram. Setelah 10 menit, angkat dan tiriskan daging tersebut. Kemudian dimasak sesuai dengan keperluan.

Tips #3
Masak/Rebus 1 kilogram daging kambing dengan dimasukkan bersama bubuk kare sekitar 10 gram. Banyaknya bumbu kare disesuaikan dengan jumlah kilogram daging yang akan dimasak

Tips #4
Masak/ Rebus daging kambing dengan potongan lobak secukupnya, setengah jam kemudian keluarkan lobaknya. Setelah itu pergunakan daging kambing untuk memasak sesuai dengan resep masakan daging kambing yang disukai.

Tips #5
Cara lainnya lagi, sebelum dimasak daging kambing disiram dengan tetesan air jeruk nipis. Jika tidak ada jeruk nipis bisa dengan menggunakan daun jeruk limau.

Tips #6
Masak/Rebus 1 liter air, setelah mendidih masukkan 1 kilogram daging kambing dan 50 gram cuka. Setelah mendidih, tiriskan daging kambing itu dan dimasak ulang sesuai kehendak hati

Tips #7
Ambillah 2 potong arang lalu cucilah sampai bersih dari kotoran lain. Rebuslah daging kambing bersama-sama arang tsb, niscaya daging kambing tidak akan berbau lagi. Setelah itu masaklah dengan rempah-rempah sesuai resep pilihan anda

Tips #8
Sebelum dimasak bungkus dengan daun pepaya dan buah nanas. karena daun pepaya bikin daging menjadi empuk setelah matang sedangkan nanas untuk menghilangkan bau amisnya. diperkirakan bau nanas lebih kuat daripada jeruk

Tips #9
Selain air jeruk nipis bisa juga menggunakan daun jambu klutuk. Daun jambu itu dibejek-bejek bersama dengan daging kambing sebelum dimasak

Tips #10
Cincang, memarkan atau lumat jahe, kemudian campurkan pada daging yang akan diolah. Aroma Jahe akan menutupi bau lebus pada daging. Agar hasilnya maksimal, lebih baik lagi Jahe yang dihaluskan bersama bumbu lain.

Gunakan bumbu rempah yang beraroma tajam untuk mengimbangi aroma daging kambing yang khas atau untuk menghilangkan bau tak sedap, seperti kapulaga, kayu manis, cengkeh, dan bumbu rempah lainnya. Bumbu-bumbu yang beraroma kuat seperti itu tidak hanya membuat rasa masakan menjadi nikmat, tetapi juga membantu menghilangkan bau tidak sedap pada daging.


Sumber : infoternak.com

Minggu, 28 April 2013

Tips Alpukat Agar Cepat Matang. Ini dia caranya !!!

buah alpukat
Tips cerdas membuat buah alpukat cepat matang dan siap dikonsumsi




Buah alpukat atau apokat sangat populer dalam bentuk olahan jus buah yang segar. Buah yang berasal dari benua Amerika ini, memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh seperti menurunkan tingkat kolesterol darah, membantu mengontrol gula darah, hingga menjaga kesehatan jantung.


Nah, bagi anda yang tinggal di daerah yang mudah mendapati buah Alpukat, biasanya buah yang dijual masih dalam keadaan mentah/mengkal sehingga belum dapat dikonsumsi sebagai jus atau olahan lainnya.

Berikut ini kami bagikan tips bermanfaat yaitu cara agar buah alpukat cepat matang atau masak dan siap dikonsumsi.

1. Bungkus buah Alpukat dalam kantong

Alpukat akan matang dalam waktu tiga sampai empat hari saat disimpan dalam kantong kertas pada suhu kamar. Ketika tidak menemukan kantong kertas, Anda bisa menggunakan kertas koran untuk membungkus buah tersebut.

2. Membenamkan Alpukat ke dalam tepung

Cara lain mempercepat pematangan alpukat adalah dengan menguburnya dalam tepung. Metode ini juga efektif mematangkan jenis buah-buahan lain.

3. Tempatkan di dekat jendela

Agar alpukat siap dikonsumsi dalam waktu sekitar 2 hari, Anda dapat menempatkannya di jendela. Cara ini akan membuat alpukat lebih cepat matang daripada sekedar meletakkannya di dapur. Periksa kematangan alpukat dengan menekan buahnya. Jika warna telah berubah dan daging terasa lebih lembut, maka alpukat siap untuk dimakan.

4. Simpan alpukat berdekatan dengan buah lain yang sudah matang

Untuk mempercepat pematangan, bungkus alpukat dalam kantong kertas bersamaan dengan buah lain seperti pisang, apel, atau tomat yang sudah matang. Bagaimana pengaruhnya? Gas etilen yang dilepaskan dari buah yang sudah matang akan mempercepat proses pematangan alpukat. Pastikan untuk menyimpan buah-buahan tersebut pada suhu kamar.


5. Cara lain dengan menggunakan microwave

Alpukat bisa cepat matang dengan menggunakan microwave. Namun demikian, gunakan metode ini sebagai pilihan terakhir karena alpukat yang matang dengan bantuan microwave akan memiliki rasa berbeda.

Nah, untuk teknik yang kelima ini, butuh cara yang khusus, ikuti langkah-langkah di bawah ini ;

  • Pertama, tusuk semua sisi buah alpukat menggunakan garpu. Alasi piring microwave dengan kain atau tisu sebelum meletakkan alpukat diatasnya.
  • Gunakan panas sedang dan atur waktu selama 30 detik. Periksa buah alpukat apakah sudah terasa lebih lembut.
  • Jika masih keras, ulangi proses ini selama 30 detik lagi. Ulangi terus jika diperlukan, sampai alpukat menjadi lunak.
  • Alpukat yang matang melalui microwave ideal digunakan untuk campuran resep makanan atau minuman, namun tidak untuk konsumsi langsung.
  • Jika dimakan langsung, alpukat yang matang melalui microwave tidak akan terasa segar.


Nah, sebaliknya jika anda ingin buah alpukat tidak cepat matang alias ingin membuatnya lebih awet, anda dapat menyimpan buah tersebut dalam lemari es. Alpukat yang disimpan dalam lemari es bisa bertahan hingga lebih dari seminggu.


Sumber: oketips.com